Seperti yang gue janjiin semalem, kali
ini gue mau cerita tentang Korean Days UGM. Hmm, Korean Days tempo hari adalah festival kebudayaan tahunan yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Budaya Prodi Bahasa Korea UGM. Sampai saat ini, Korean Days itu sudah berjalan 12 kali. Well sudah lama ya, sekitar 3 sampai 4 generasi. Gue sendiri baru 4 kali dateng, dan selama 4 tahun
terakhir ini banyak sekali perubahan besarnya.
Korean Days yang pertama kali gue liat
(Korean Days ke 9) masih terkesan bener-bener festival kebudayaan. Ada stan
hanbok, makanan khas korea, film, udah itu aja kayaknya. Korean Days ke 10 juga
masih serupa. Korean Days ke 11 lah yang benar-benar spektakuler menurut gue. Bersamaan dengan boomingnya Kpop akhir-akhir ini, Korean Days bukan hanya sekedar festival kebudayaan Korea lagi, tapi sudah menjadi semacam tempat ngumpulnya fandom-fandom Kpop di
jogja khususnya, taun lalu sepertinya di dominasi oleh ELF, fansnya Super
Junior dan tahun ini di dominasi oleh B2UTY (baca : Beauty) fans BEAST. Dan tak
hanya fangirl, fanboypun pada nggak malu buat datang. Stannya pun jadi lebih
beragam selain Stand Hanbok yang selalu menjadi stan favorit gue, ada stan
makanan, salmunori, kpop, face painting, kpop goodies, belajar hangeul, tari Korea, stan sponsor
(kalo kemarin sponsor yang nongol disana ada Marta Tilaar sama Moviebox), dan
lain-lain.
Stan yang rata-rata banyak di kunjungi adalah stan Hanbok sama Kpop goodies. Selain itu, seiring booming kpop sekarang ada lomba baru, cover dance
sama singing contest. Tentu aja yang paling gue suka adalah cover dance. Di
jogja udah banyak bertebaran grup-grup cover dance dari para fanboy dan fangirl.
Yang sudah terkenal dan menjuarai berbagai kompetisi yang gue tau ada si
NCStar, X-School, Fusion, dan... lain-lain. Gue paling suka kalo ada
fanboy yang ngecover dance girlband, sumpah ya cowok-cowok ngedance ala cewek
itu bener-bener bikin gue ngakak sampe nangis. Gue seneng, sekaligus sedih.
Seneng karena dapat hiburan yang mengocok perut, tapi sedihnya semakin
merajalela aja cowok yang malambai walo tak semua fanboy melambai. Ada yang
normal kok, mungkin mereka kayak gitu cuma buat seru-seruan aja.
Cerita apalagi ya? *tanda-tanda author
busuk, ide tiba-tiba ngadat* Oia, Stan Hanbok tahun ini agak mengecewakan
karena dari sekian Korean Days yang pernah gue kunjungi, Korean Day ke 12 lah
yang paling minim properti. Gue sampe semacem protes ke panitianya, “Kok
propertinya nggak sebanyak dulu kak?”, alasan si panitianya adalah
gara - gara nyesuian temanya “Latern Festival”, festival lampion. Yak~
festival lampion sih lampion, tapi bukan berarti propertinya cuma dikasih 2
lampion sama 2 lukisan gitu lah ya, sebagai penggemar Stan Hanbok, gue agak
mutung.
Selain itu, mungkin karena Korean Day ke
11 lalu panitianya ngundang HERO (Artis drawing art & pantomim) dan Dancer grup
yang gue lupa namanya, yang jelas ada yang mirip Lee Jun Ho 2PM, hee... B-Boy
apa ya? langsung ganteng-ganteng fresh from oven dari Korea dan tahun ini
nggak, makanya agak gimana gitu pas liat
Run down acaranya nggak sesuai dengan ekspektasi K-Dayers yang pengennya lebih
wow dari kemarin. Tapi walo begitu, gue sebagai K-Dayer tetep berdeep bow ria
kepada mereka, bagaimanapun panitia telah bekerja keras dan itu harus dihargai.
Satu hal yang fresh dan menarik dari
Korean Days tahun ini adalah, adanya video kiriman dari mahasiswa-mahasiswa Korea yang
pernah semacam Summer School di UGM. Mereka berhalo-halo ria dan mengucapkan “Happy Korean Days” dengan bahasa Korea, ngomong pake bahasa Indonesia dengan logat aneh, dan adapula yang
bilang kangen Indonesia ditengah hujan salju yang bikin mupeng gue, Snow? It’s
damn amazing, i’m so envy to everybody who live in four seasons.
Sudah ya, sudah terlalu comel rasanya
gue atau mungkin lebih tepatnya lagi mati gaya. Ini gue mau tebar picts aja, sambil sesekali cerita :)
 |
| di depan pintu masuk gedung Pusat Kebudayaan UGM, "K-Day 12" itu dibuat dari botol Aqua lo, kreatif ya ^^ |
Dan, setelah disambit disambut sama botol Aqua tadi, gue langsung ketemu ini, Seoul Wall yang gue ceritain kemarin :
 |
| B2UTY (fans BEAST) ini kayaknya yang nulis. |
Artinya : [atas] "BEAST, aku mencintaimu" [bawah] : "Yeong? Yeo? Seob, aku mencintaimu" Yeong? Yeo? mungkin dia bermaksud mau nulis 'Yang Yo', nama depan personel BEAST, Yang Yo Seob.
 |
Ada juga Shawol (fans SHINee) dan VIP (fans Big Bang) yang datang
|
 |
| Dan fans, kang Asep?! |
 |
| Ada penampakan si manis jembatan ambrol pula :)) |
Kenapa gue bilang Seoul Wall, bukan Seoul Tower? Check this out :
 |
| Ini Seoul Towernya aka Namsan Tower aka N Seoul Tower. Source : here |
 |
| Di puncaknya ada ini, gembok + kunci cinta. Source : here |
 |
| Mereka menyebutnya"Lock of Love". Source : here |
 |
| banyak lo.... Source : here |
 |
| banyak banget lebih tepatnya :p Source : here |
Seoul Tower merupakan lambang cinta muda-mudi Korea, mereka suka menempelkan gembok serta pesan cinta mereka. Mitosnya sih, siapa saja yang menuliskan nama pasangan dan keinginannya tentang pasangannya/pesan cinta pasangannya akan langgeng hubungan mereka. Sekali lagi ini hanya mitos lo ya, boleh percaya boleh enggak. Banyak yang bilang bahwa kota paling romantis di dunia ini adalah Paris. Meteor Garden menyebutkan Barcelona, tapi bagi gue... that's Seoul! 니가 너무너무 좋아서 ♥
Nah, si Seoul Tower ini tadilah yang diadopsi sama Korean Days. Berhubung nggak ada pagar, dindingpun jadi. Berhubung gembok dan kunci itu mahal, kertaspun jadi. Yang penting cintanya tersampaikan. Itulah mengapa gue sebutnya Seoul Wall, bukan Seoul Tower, karena dia tertempel di dinding (Wall) bukan di Tower :) -To Be Continued-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar